Mungkin agak agan pernah bertanya dalam
hati yang mana bintang kejora itu?karena nama bintang kejora begitu
melekat pada diri kita sehingga bila merayu cewek kita,kita pakai
kalimat "wajah mu bak bintang kejora"maklum waktu TK kan pernah di ajari
lagu itu.
Sedikit ane ingetin ya gan ini lirik lagunya:
Quote:
Kupandang langit penuh bintang bertaburan
Berkelap-kelip seumpama intan berlian
Tampak sebuah lebih terang cahayanya
Itulah bintangku bintang kejora yang indah s’lalu
Yang jadi pertanyaan nya apakah KEJORA benar benar bintang?
Ini faktanya:
Spoiler for FAKTA:
Sebenar nya yang disebut bintang kejora
adalah Planet Venus terus pertanyaan nya planet kan tidak bisa punya
cahaya padahal bintang kejora bercahaya sangat terang?sebenarnya planet
venus memantulkan cahaya matahari, bukan menghasilkan cahaya
sendiri.Planet Venus ditutupi awan putih tebal sehingga terlihat sangat
terang ketika memantulkan cahaya matahari.
Spoiler for gambar 1:
Spoiler for gambar2:
Jadi kesimpulan nya bintang kejora bukan lah sebuah bintang tetapi
adalah planet venus ane juga gak tau mengapa bisa dikatakan bintang
kejora mungkin diantara agan agan ada yang nambahin?
Bolivia’s “Road of Death”
Nama jalan yang berada di Bolivia adalah North Yungas Road GAN, jalan
ini adalah jalan yang paling mengerikan di dunia. Kira-kira setiap dua
minggu sekali akan terjadi satu kecelakaan fatal di jalan tersebut dan
setiap tahun sekitar 200-300 orang meninggal di jalan yang panjang nya
sekitar 80 km tersebut. Di tahun 1995, Inter-American Development Bank
menamakan rute ini sebagai jalan yang paling berbahaya di dunia.
Lihat gambar gambar di bawah ini gan:
Spoiler for check 1 gan:
Spoiler for check 2 gan:
Spoiler for check 3 gan:
Spoiler for check 4 gan:
Spoiler for check 5 gan:
Spoiler for check 6 gan:
Spoiler for check 7 gan:
Gimana gan kalau agan yang pegang setir di jalan begitu
Batuan
merah yang menarik perhatian di perbatasan Arizona-Utah. “The Wave”
terbentuk 190 juta tahun yang lalu dari sebuah sand dune yang menjadi
batuan. Formasi batuan hanya dapat diakses melalui 3 mil pendakian kaki
dan diatur secara ketat.
2. Antelope Canyon (Arizona – USA)
Menjadi
salah satu situs fotografi yang paling sering dikunjungi di baratdaya
Amerika, Antelope Canyon berlokasi di dataran Navajo dekat Page,
Arizona. Tersusun daru 2 bagian terpisah, bagian atas (“The kracks”) dan
bagian bawah (“The Corkscrew”=pembuka botol)
3. Great Blue Hole (Belize, Afrika)
Bagian
dari sistem terumbu Lighthouse, “The Great Blue Hole” terbaring kurang
lebih 60 mil dari dataran utama di luar kota Belize. “The Great Blue
Hole” memiliki ukuran besar, hampir membentuk lubang lingkaran sempurna
dengan diameter kurang lebih 0.4 km dan menjadi salah satu tempat
penyelaman luar biasa di muka bumi. Di dalam lubang ini, air memiliki
kedalaman 145 meter dan memberikan warna biru tua yang menyebabkan
tempat ini disebut “Blue Hole”.
4. Crystal Cave of the Giants (Mexico, Amerika)
Ditemukan
jauh di dalam penambangan di selatan Chihuahua Mexico, kristal-kristal
ini terbentuk pada gua alami yang dibatasi seluruhnya dengan bedrock.
Dapat dijumpai kristal-kristal yang sangat panjang, hingga yang setinggi
pohon pinus dan pada beberapa keadaan, dapat memiliki warna perak dan
emas translucent dengan bentuk yang beragam. “The Crystal Cave of the
Giants” ditemukan pada tubuh batugamping yang mengandung
perak-seng-timbal, dieksploitasi oleh pertambangan dan juga kemungkinan
terlarut oleh fluida hidrothermal yang mengandung logam dan
mengkritalisasi gipsum selama tahap penyusutan saat mineralisasi.
5. Eye of the Sahara (Mauritania, Afrika)
Bentuk
permukaan spektakular ini terdapat di Mauritania, pada bagian barat
laut gurun Sahar dan berukuran sangat besar dengan diameter 30 mil yang
terlihat mencolok dari luar angkasa. Disebut juga struktur Richat – atau
mata Sahara – formasi ini diperkirakan berasal dari hantaman meteorit
yang kuat, namun saat ini geologis percaya bahwa ini adalah hasil dari
uplift dan erosi. Penyebab bentuknya yang bundar masih menjadi misteri.
6. Blue Lake Cave (Brazil, Amerika)
Tempat
terkenal dunia “Gruta do Lagu Azul” (Blue lake Cave) merupakan bangunan
alami yang secara interior disusun oleh stalagtit, stalagmit dan danau
biru raksasa yang sangat indah. Keindahan danau ini merupakan sesuatu
yang sangat impresif. “The Blue Lake Cave” juga memiliki berbagai
variasi formasi geologi namun warna biru yang sangat indah di dalamnya
merupakan hal utama yang mengesankan dari danau ini.
7. Giants Causeway (Irlandia, Eropa)
Area
dengan kurang lebih 40.000 kolom-kolom basalt yang saling bersambung,
“The Giants Causeway” merupakan hasil dari erupsi vulkanik di masa
lampau. Berlokasi di pesisir timur laut dari Irlandia Utara, kebanyakan
dari kolom ini berbentuk heksagonal, walaupun banyak juga dijumpai
berbentuk empat, lima, tujuh dan delapan sisi. Kolom tertinggi sekitar
12 meter, dan terdapat lava yang membeku sedalam 28 meter di tebingnya.
Pada polling tahun 2005 dari pembaca “Radiot Times”, lokasi ini disebut
sebagai keajaiban alami keempat terbesar di Inggris.
8. Hell Gate (Uzbekistan, Asia)
Dinamakan
oleh penduduk lokal “Gerbang menuju neraka”, tempat ini berlokasi di
dekat kota kecil Darvaz. Ketika geologis menggali untuk gas, 35 tahun
yang lalu, mereka tiba-tiba menemukan gua bawah tanah yang sangat besar.
Tidak ada yang berani untuk memasuki karena gua tersebut penuh terisi
dengan gas, sehingga mereka membakarnya agar tidak ada gas beracun yang
keluar dari lubang tersebut, dan semenjak itu terbakar. Tidak ada yang
mengetahui berapa ton gas yang berkualitas telah terbakar selama
bertahun-tahun dan nampak seperti tidak akan habis.
9. Wave Rock (Australia)
“Wave
Rock” adalah sebuah formasi batuan alami berlokasi di sebelah barat
Australia. Namanya diambil dari fakta bahwa bentuknya yang menyerupai
ombak laut tinggi yang pecah. Singkapan total menutupi beberapa hektar;
bagian “ombak” dari batuan memiliki tinggi sekitar 15 meter dan kurang
lebih 110 meter panjangnya. Salah satu aspek yang jarang diperlihatkan
di fotografi adalah dinding penguat yang sekitar setengah bagian dari
batuan.
10. Chocolate Hills (Filipina, Asia)
Tersusun
oleh sekitar 1268 lembah berbentuk kerucut sempurna dengan ukuran yang
seragam pada area lebih dari 50 kilometer persegi, formasi geologi yang
tidak umum ini, dinamakan “Choclate Hills”, berlokasi di Bohol,
Filipina. Terdapat beberapa hipotesis berkaitan dengan pembentukan
lembah ini. Beberapa meliputi pelapukan batugamping sederhana,
vulkanisme sub-oseanik, uplift dari lantai samudera dan beberapa teori
baru yang mengaitkan tentang runtuhnya gunung api aktif masa lalu yang
memuntahkan blok besar batuan yang kemudian ditutupi batugamping dan
akhirnya terdesak keluar dari laut.
11. Light Pillar
Fenomena visual yg tercipta krn pantulan cahaya
12. Catatumbo lightning
Keajaiban
alam yg tinggal kenangan krn dihancurkan oleh letusan gunung berapi
tarawera pada tahun 1886, Fenomena alam air hangat ini terbentuk dari
semburan geyser yang melintas menuruni lereng bukit meninggalkan
ketebalan es, kolam air hangat terbesar ini tercatat 3 hektar, sebelum
kehancuranya fenomena ini masuk kedalam "The Eighth Wonder of the World"
13. Penitentes
Fenomena
alam yg hanya terjadi di tempat antara Chili dan Argentina, yaitu salju
di permukaan yg tinggi yg runcing karena tiupan angin yang kuat di
pegunungan andes.
14. Sun Dogs
Fenomena dimana matahari terlihat berjumlah 3 buah.
15. Red Tides
Sebuah
fenomena alam yg terjadi krn berkumpulnya mikroorganisme dipesisir
tempat bergabungnya air dari muara, laut atau air sungai dan membuat air
menjadi berwarna ungu dan merah
16. Ice Circles
Lingkaran
es fenomena yg sangat jarang sekali terjadi di air yg bersuhu dingin..
lingkaran es2 besar ini dapat ditemui di skandinavia dan Amerika utara,
dan kejadian yg terbaru terjadi di Inggris, pada januari 2009
Inilah kisah pemuda belia yang baru berusia 21 tahun yang telah berhasil
menang main poker, tidak tanggung-tanggung pemuda ini mengantongi 8,55
Juta Dollar Amerika Serikat atau senilai 80 Milyar, Wow, luar biasa
sekali. Diusianya yang masih sangat muda pemuda bernama Cool Hand Joe
atau lebih sering disapa Joe Cada ini menobatkan dirinya sebagai
milyader muda. Kisah kesuksesan Joe Cada dalam bermain judi poker ini
mengingatkan kita pada film besutan sutradara Robert Luketic, film
Amerika Serikat dengan judul '21'.
Film yang dibintangi Jim Sturgess, Kate Bosworth, Laurance Fishburne ini
kalau tidak salah menceritakan kesuksesan mahasiswa MIT dalam
'menghitung kartu' poker tentu saja dengan tujuan memenangkan judi ini,
mahasiswa-mahasiswa pinter tersebut di koordinir dan didanai oleh salah
seorang dosennya termasuk diajarkan trik-trik bermain poker atau cara
curang maen poker, black jack menjadi tujuannya.
Cuma yang membedakan antara Joe Cada dengan film ini, kalau Joe Cada
betul-betul menggunakan kemampuan bermain pokernya, kalau di film 21,
mereka bermain poker secara team dan menggunakan trik-trik curang dalam
bermain poker, mau lihat gambar-gambar Joe Cada ketika memenangkan poker
dan meraih duit sebesar USD 80 Milyar !!
Bencana kekeringan menjadi ancaman di setiap tahun. Padahal jauh di
bawah permukaan, air mengalir dengan percuma kemudian muncul di tempat
lain yang jauh. Untuk selanjutnya pembicaraan dititikberatkan pada
pemanfaatan sungai bawah tanah untuk penanggulangan masalah kekeringan
tersebut. Salah satu kawasan karst yang memiliki kondisi ekstrim seperti
tersebut di atas adalah satu kawasan di Kabupaten Gunungkidul yang
terkenal dengan nama Kawasan Karst Gunung Sewu. Tercatat di tahun 1987,
bencana kekeringan diderita oleh sekitar 193.900 jiwa di 7 kecamatan
wilayah Kabupaten tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan akan air, penduduk
kawasan ini rela melakukan apa saja. Mereka mengkonsumsi air dari
telaga-telaga yang, ada sekalipun di telaga tersebut juga berlangsung
aktifitas mandi, cuci, dan memandikan ternak. Juga sumber-sumber air
lainnya seperti gua-gua yang terdapat aliran sungai bawah tanah.
Gua Bribin terletak di kawasan Gunung Kidul yang berbukit-bukit ini
menempati areal seluas lebih dari 64% wilayah Yogyakarta . Kawasan ini
dikitari oleh Gunung Sewu dan bukit-bukit lainnya. Sehinggga saking
banyaknya, orang menyebutnya dengan gunung Sewu. Kawasan ini demikian
kering, sehingga hingga kedalaman 250 meter belum diketemukan air. Air ditemukan kira-kira dibawah kedalaman 360 meter.
Ada beberapa gua disekitarnya, antara lain Goa Seropan, Goa Grubug, Goa
Ngreneng, Goa Jurangjero dan Goa Bribin. Namun, di Goa Bribin inilah
yang nantinya menjadi obyek penelitian. Sebelum memasuki goa Bribin ini,
kita harus memasuki dahulu mulut goa yang kedalaman mulut goa ini
sekitar 170 meter di atas permukaan laut.
Sebelumnya pada tahun 1983, Mac. Donald dan partner – telah membuat
pemetaan aliran air di goa bawah tanah Gunung Kidul melalui Bappeda
Gunung Kidul. Jadi, sebenarnya sebelum proyek ini berlangsung – pemetaan
aliran air sungai di sekitar kawasan Gunung Kidul telah berlangsung
meski belum sampai ke tahap pemanfaatannya.
Kerjasama proyek berskala nasional ini melibatkan Batan, IWK Universitas
Karlsrusche, Pemda DI Yogyakarta, Pemda Gunung Kidul dan beberapa
universitas, seperti : ITB, ITS, Pancasila, UGM, UNS dan UII.
Meski belum selesai, proyek berjangka panjang hingga 2005 ini telah
bermanfaat bagi penduduk sekitar karena pompa dengan tenaga diesel yang
menggunakan solar ini telah mendistribusikan air bagi penduduk sekitar
tak kurang dari 15-20 liter per hari per orang.
UPDATE
Spoiler for selesai 2010:
Proyek Goa Bribin II Siap Digunakan
Rabu, 28 Oktober 2009 | 11:09 WIB
Yogyakarta, Kompas - Proyek untuk mengangkat air bawah tanah Bribin II
selesai terpasang dan siap beroperasi. Menurut rencana, proyek yang
sempat tertunda selama dua tahun tersebut diresmikan 10 Maret 2010.
Wakil Tim Universitas Karlsruhe Jerman untuk Proyek Bribin II, Solichin,
mengemukakan, uji coba tahap akhir selesai dilaksanakan Jumat pekan
lalu. Dalam uji tersebut, anggota tim menyempurnakan sistem operasi
manual dan mengganti pipa-pipa yang berpotensi bocor. "Sistem manual
sudah berfungsi dengan baik. Saluran ke rumah-rumah penduduk juga sudah
tersedia karena menggunakan sistem saluran yang lama," tuturnya di
Yogyakarta, Selasa (27/10).
Bila sudah dioperasikan, proyek terletak di Dusun Sindon, Desa Dadapayu,
Kecamatan Semanu, Gunung Kidul, itu mampu mengalirkan air sebanyak 2
meter kubik setiap detik. Debit aliran air ini lebih kurang sama, baik
di musim hujan maupun kemarau. Dengan kapasitas tersebut, Bribin II yang
menggunakan sistem bendungan bawah tanah pertama di dunia itu
diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan sebanyak 7.500 penduduk.
Menurut Solichin, untuk tahap awal, air bersih dari Bribin II akan
dialirkan ke lima dusun di sekitarnya yang sebelum adanya proyek Bribin I
selalu mengalami kesulitan air di musim kemarau. "Proyek Bribin II yang
memanfaatkan gravitasi bumi ini menggantikan Bribin I yang masih
menggunakan diesel. Biayanya akan lebih murah karena tidak perlu lagi
membutuhkan banyak bahan bakar," kata Solichin.
Pembangunan infrastruktur proyek Bribin II dimulai sejak 2005 dan sempat
berhenti dua tahun akibat gempa bumi pada 2006. Proyek pengeboran dan
pemompaan air bawah tanah dari Goa Bribin merupakan kerja sama Badan
Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Pemerintah Provinsi DIY, Kementerian
Negara Riset dan Teknologi, dan pihak Jerman yang terdiri atas
Kementerian Federal Pendidikan dan Riset, Universitas Karlsruhe, serta
perusahaan Herrenknecht Aktien Gesellschaft (AG) Schwanau.
Koordinator Peneliti Bribin II Batan Agus Taftazani mengatakan, Bribin
II rencananya dilanjutkan dengan proyek Seropan II. Keduanya kemudian
akan digabungkan dalam satu sistem yang terpadu atau integrated water
resourse management.
Spoiler for beberapa gambar BRIBIN PROJECT:
Spoiler for dulu orang harus mengambil air ke dalam gua:
Spoiler for penelitian di dalam sungai bawah tanah:
Spoiler for pembuatan bendungan:
Spoiler for bendungan 1:
Spoiler for bendungan 2:
Spoiler for pintu masuk 1:
Spoiler for peta model sungai bawah tanah:
INFO DARI TS
Spoiler for INFO:
Sekian dan terima kasih yang udah baca tread ini, sekedar info TS membuat thread ini untuk share kepada agan-agan sekalian
Cz dulu sewaktu jaman sekolah.. (baru lulus taon ini) hihih,, TS pernah
mendapat kesempatan untuk masuk ke Bribin Project heheh,, dari 64 siswa
cuma 10 orang yg boleh masuk,, maklum liftnya ga cukup, pake undian
pula,, ya TS ternyata diberi berkah.. hahaha.. TS dan siswa laennya
masuk kedalam untuk studi peledakan gan.. nie artikelnya
Spoiler for artikel:
Akibat gempa bumi tektonik 27 Mei lalu, kelanjutan pembangunan Proyek
Bribin di Semanu Gunungkidul, terganggu. Sebab, gempa tersebut
menyebabkan bebatuan di dinding Goa Bribin longsor. Diperkirakan
longsoran bebatuan mencapai 1.000 meter kubik dan sebagian menutup
sungai di bawah tanah. Untuk mengeluarkannya, bisa diatasi dengan cara
meledakkan reruntuhan tersebut.
“Tidak mudah tentunya untuk mengeluarkan longsoran material batu di
dalam goa tersebut. Setelah bisa dikeluarkan, baru pembangunan Proyek
Bribin bisa dilanjutkan. Bahkan kemungkinan bebatuan itu harus
diledakkan dulu supaya bisa diangkut keluar,” ujar Wakil Bupati
Gunungkidul Hj Badingan SSos saat berdialog dengan Komisi VII DPR RI di
Kepatihan Yogyakarta kemarin.
“Batu-batu tersebut perlu diledakkan dulu sebelum diangkut ke luar. Kami
perkirakan untuk mengangkut material bebatuan itu dibutuhkan sekitar
250 truk. Setelah itu baru bisa dilaksanakan kembali pengerjaan
selanjutnya,” kata Badingah.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah
(Kimpraswil) DIY, Ir Bayudono, akibat timbunan material, pelaksanaan
pembangunan proyek Dam Bribin menjadi tertanggu, setelah air menutupi
lokasi pekerjaan. Agar air sungai bawah tanah tersebut dapat mengalir
kembali ke arah lautan, maka timbunan lapisan tanah dan batu yang
menutupi alur sungai harus dibuka. Membuka kembali alur tersebut cukup
sulit dan harus dilakukan dengan meledakkan timbunan yang menutupi
sungai.
Dikemukakan, untuk meledakkan, memang harus mendapat izin dari instansi
yang berwenang, seperti kepolisian dan militer dan izin tersebut telah
dikantongi. “Saat ini kita tinggal mencari ahli yang dapat meledakkan
sumbatan sungai Bribin tersebut. Jangan sampai ledakan yang ditimbulkan
tidak tepat,” ujarnya....
selengkapnya = http://gunungsewu.wordpress.com/2006/11/10/4/